Pied Piper of Hamelin – Cerita Dongeng Disney dengan Sejarah Kelam

Cerita dongeng yang diangkat dari kejadian nyata dan setting asli di Jerman

Cerita dongeng pemain seruling dari Hamelin ini ternyata berdasarkan dari kisah nyata. Kisah ini kemudian berkembang dalam lingkup masyarakat selama ratusan tahun lamanya. Hingga akhirnya menjadi sebuah kisah legenda yang digunakan untuk menakut-nakuti anak-anak. Di Eropa pada masa Medieval di abad 14, para orang tua akan menakuti anak-anak mereka yang bandel dan tidak mau menurut dengan mengatakan bahwa mereka akan dibawa oleh sang pemain seruling dari Hamelin.

Pied Piper of Hamelin Cerita Dongeng Disney dengan Sejarah Kelam

Kisah nyata yang terjadi terungkap dalam beberapa perkamen dan peninggalan sejarah. Menetapkan kejadian ini terjadi pada sekitar tahun 1284 di daerah Lower Saxony, Jerman dengan nama desa yang sama, yaitu Hamelin. Menurut penuturan beberapa peneliti yang menemukan penjelasan tentang cerita ini dari kaca warna yang ditemukan di gereja kota tersebut. Kisah ini memiliki jalan cerita yang sama. Dimana saat itu desa bernama Hamelin tengah menghadapi wabah tikus.

Seorang pemusik dengan jubah berwarna datang dan membuat kesepakatan dengan warga kota Hamelin untuk menyingkirkan hama tikus tersebut dari kota dengan imbalan satu kantung emas. Namun mereka mengingkarinya. Sang pemusik pergi dengan muka merah padam dan bersumpah akan menuntut balas atas dusta mereka. Hingga akhirnya tepat pada tanggal 26 Juli di tahun yang sama, Pemusik itu datang kembali. Menuntut balas dengan membawa seluruh anak di desa tersebut.

Bernasib seperti wabah tikus yang menghilang dari desa tersebut. Anak-anak dari desa Hamelin kemudian lenyap dan tidak pernah kembali lagi. Dalam beberapa versi cerita, ada yang mengatakan bahwa pemusik itu hanya meninggalkan 3 orang anak di desa tersebut. Seorang anak yang lumpuh, Seorang anak yang buta, dan seorang anak yang tuli.