Pengalaman Misteri di Jogja: Nenekku yang Tak Takut Hantu (Bagian 1)

0
139

Pengalaman misteri – Waktu aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar, nenekku meninggal dunia. Dulu sebelum meninggal, aku diceritakan banyak sekali kisah misteri bertemu hantu yang dialami oleh nenekku. Kejadiannya di kampungku sendiri karena memang nenekku tidak pernah pergi ke mana-mana. Aku tinggal di sebuah kampung yang dikenal religious di Yogyakarta. Aku sangat terkesan dengan cerita nenekku yang tidak takut dengan hantu. Itulah kenapa aku tertarik untuk berbagi kisahnya kepada sobat hantupedia di sini.

Rutinitas Nenek yang biasa ke Sungai di Malam Hari

Rumahku dekat dengan sungai. Dan pengalaman misteri yang akan kuceritakan ini erat kaitannya dengan sungai tersebut. Dulu, nenekku lebih memilih pergi ke sungai untuk ambil wudhu, mencuci, dan lain lain. Saat itu, sekitar pukul 4 pagi nenekku bangun setelah tidur semalaman dengan pulas. Setelah bangun, nenekku pergi ke sungai untuk ambil air wudhu sambil menunggu adzan subuh dank e mushola untuk sholat subuh berjamaah. Hampir setiap pagi nenekku bangun pagi-pagi dan ambil widhu di sungai. Meskipun sungainya gelap, nenekku tidak takut sama sekali. Tidak ada rasa takut jika nanti bertemu dengan hantu ataupun hewan melata seperti ular.

Jalan ke Sungai gelap yang Menyeramkan

Sungai di dekat rumahku memang dulu belum ada penerangannya sama sekali. Jadi ketika malam hari suasana di sekitar sungai sangat gelap gulita dan mencekam. Aku juga pernah diajak ke sungai oleh nenekku sekitar jam 6 sore saja tidak berani karena sudah gelap. Meskipun di siang hari dulu waktu kecil aku sering mandi di sungai itu. Tak banyak yang berani pergi ke sungai saat gelap sudah tiba. Hanya beberapa orang saja yang berani. Salah satunya adalah nenekku.

sungai gelap tanpa penerangan dekat rumah penuh cerita misteri dan penampakan hantu

Sebenarnya, nenekku sering mendengar suara-suara misterius ketika tengah malam atau pagi buta ke sungai. Namun, seakan menghiraukan suara-suara misterius itu, nenekku tetap cuek dan tidak ada rasa takut sama sekali. Hingga pada waktu itu saat nenekku pergi ke sungai sekitar jam 4.15 melihat seorang wanita duduk di tepi sungai. Nenekku menyapanya sebelum mengambil air wudhu, namun wanita itu hanya diam saja, tak menjawab dan tak bergerak sedikipun.

Berbeda dengan wanita umumnya di kampungku yang semuanya memakai kerudung saat keluar rumah, wanita yang dilihat oleh nenekku itu tidak memakai kerudung dan rambutnya terurai panjang. Ia terlihat mengenakan pakaian putih. Wanita itu sepertinya melihat ke arah gerojogan di sungai itu karena memang ada kucuran air kecil di sungai itu. Nenekku mengira wanita itu bukan warga di kampungku, karena selain tidak memakai kerudung, disapa pun ia juga tak menjawab. Padahal nenekku kenal dengan semua orang di kampung.

Hantu Muka Seram di Sungai dekat Rumah

Setelah mengambil air wudhu, nenekku bersiap ke mushola. Lokasi sungai itu ada di bawah, jadi untuk menuju sungai harus melewati tangga sedangkan wanita itu duduk di pinggir sungai dekat tangga. Sebelum ke mushola, nenekku sekali lagi menyapa wanita itu. Namun masih tetap tak ada respon apapun dari wanita itu. Lalu, nenekku mencoba mengucapkan salam. Hasilnya sama, tetap tidak ada respon sama sekali. Setelah mengucapkan salam sebanyak 3 kali dan wanita itu hanya diam saja, akhirnya nenekku mendekati wanita itu dan melihat wajahnya dari dekat.

Pantas saja nenekku tak kenal dengan wanita tersebut karena ia bukan manusia alias makhluk halus. Sosok wanita yang dari tadi hanya diam saja tersebut ternyata memiliki wajah yang menyeramkan. Meskipun gelap, tapi nenekku masih bias melihat jika wanita itu wajahnya sangat rusak dan menyeramkan. Untungnya, nenekku adalah orang yang pemberani. Saking beraninya, nenekku mengambil sendal yang dipakai ke sungai dan memukulnya. Sepertinya pukulan itu mengenai kepalanya.

cerita hantu wajah seram

Dari cerita nenekku, ia memukul dengan sendalnya sekitar 3 kali. Ketika dipukul dengan sandal, wanita itu benar-benar tanpa respon, hanya diam saja. Namun, setelah pukulan ke 3 kalinya, tiba-tiba wanita dengan wajah menyeramkan tersebut hilang. Ternyata benar kalau wanita barusan adalah hantu semacam kuntilanak. Setelah itu, nenekku kembali mengambil air wudhu dan menuju ke mushola untuk sholat berjamaah. Mungkin kisah nenekku ini bias menjadi pengalaman misteri di Jogja yang paling menarik, setidaknya yang pernah aku dengar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here