Ngeri! Tempat-tempat Ini dikenal Angker Karena Tragedi Pembantaian PKI (Bagian 1)

Tragedi pembantaian PKI – Bulan September selalu lekat dengan memori kelabu Indonesia yang dikenal dalam beberapa versi sebagai G 30S PKI ataupun GESTOK (Gerakan Satu Oktober). Dimana beberapa anggota PKI konon menculik beberapa perwira tinggi negara untuk kemudian di siksa karena latar belakang isu munculnya “Dewan Jenderal”. Peristiwa ini menjadi sebuah momentum pada peristiwa genosida besar-besaran yang menjadi sejarah kelam pada catatan sejarah negeri ini. Gerakan “pembersihan” yang kemudian digalakkan di banyak daerah di Indonesia di sepanjang tahun 65 hingga akhirnya mereda di awal tahun 67 ini konon dilansir memakan korban hingga lebih dari setengah juta orang. Satu juta lebih lainnya diasingkan maupun dipenjarakan.

Peristiwa ini pun menjadi sebuah transisi cemerlang pada pergantian orde di Indonesia. Dimana hal ini berujung pada runtuhnya kepemerintahan Soekarno dan masuknya kepemerintahan Orde Baru yang digenggam oleh Soeharto. Banyak ahli sejarah di dunia mengarahkan telunjuk mereka. Menuding bahwa lembaran gelap pembantaian di tahun 1965 ini merupakan ulah dari Soeharto. Banyak pula teori yang menyatakan bahwasanya masa pergolakan saat itu merupakan klimaks dari konflik yang memang sudah terjadi di dalam sisi internal Angkatan Darat sejak lebih dari hampir dua dekade sebelumnya.

Ngeri Tempat-tempat Ini dikenal Angker Karena Tragedi Pembantaian PKI Bagian 1

Nah, tentu dari banyaknya pembantaian yang dilakukan tersebut. Ada beberapa tempat kejadian perkara yang hingga kini dikenal menjadi sebuah tempat yang penuh misteri. Tempat-tempat itu menjadi tempat angker yang sering memunculkan kejadian-kejadian janggal. Seolah-olah para korban pembantaian disana mencoba berteriak akan kematian tragis mereka pada tahun-tahun berdarah saat itu. Kali ini tim hantupedia akan mencoba merangkum beberapa tempat yang di duga merupakan tempat angker bakas tragedi pembantaian PKI.

Area lapangan Lengkong Jawa Timur dan pantangan memakan ikan lele

Cerita ini sudah dikenal oleh warga sekitar daerah lapangan kota lengkong, Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Sebenarnya lapangan yang cukup luas ini dibuat oleh pemerintah kota setempat sebagai sarana untuk warga masyarakat kota Lengkong untuk berolahraga. Sebenarnya lokasi yang kemudian disulap pemerintah daerah menjadi lapangan bola ini sebenarnya merupakan parit-parit yang dulunya digunakan untuk mengantisipasi meluapnya sungai Widas yang berada di dekat situ. Siapa sangka lapangan ini ternyata menjadi saksi bisu tragedi pembunuhan massal para anggota PKI di tahun 1965.

lapangan lengkong Nganjuk Jawa Timur yang memiliki sejarah kelam pembantaian masal PKI tahun 1960

Konon dulu ketika proses penumpasan para anggota PKI oleh Soeharto dan barisan tentara. Beberapa orang yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan PKI di daerah Lengkong ini digiring dan dibunuh secara keji di lokasi ini. Kemudian mayat-mayat mereka ditinggalkan begitu saja di parit-parit yang dialiri air sungai Widas. Sungai Widas itu sendiri terlihat merah oleh darah kala itu. Mayat terlantar di sana kemudian disantap oleh beberapa ikan lele yang memang menghuni sungai itu. Untuk itulah kenapa di area kota lengkong dan lapangan kota tersebut memiliki semacam “rasa jijik” untuk memakan ikan lele.

Menurut cerita, tempat yang kini menjadi lapangan tersebut menjadi “terkutuk”. Sering terdengar sayup-sayup suara rintihan yang terdengar berasal dari tengah-tengah lapangan itu di malam hari. Suara itu berpindah silih berganti dari satu titik ke titik lainnya. Beberapa pedagang lokal di daerah tersebut mengamini tentang hal ini. Terkutuknya tempat ini juga dibuktikan dari beberapa pengusaha yang berusaha memanfaatkan area tersebut untuk berbisnis. Contohnya beberapa pelaksana pasar malam dan pasar rakyat. Beberapa dari mereka akhirnya bangkrut karena banyak mengalami polemik keuangan.

Puing-puing terlantar Komplek A5 PT Timah Belitung

Sobat hantupedia bisa mengunjungi daerah Belitung dan menanyakan dimana lokasi rumah A5 berada. Hanya akan melihat ekspresi bercampur ngeri dari orang yang anda tanyai. Banyak orang di Belitung mengetahui hal ini. Mereka tahu tentang sejarah kelam komplek dinas karyawan PT Timah yang merupakan saksi bisu Tragedi pembantaian PKI di tahun 1965 dulu. Menurut cerita warga setempat. Dulu banyak tentara yang mengarak beberapa orang yang diduga antek PKI ke dalam rumah tersebut dengan diikat dan akhirnya ditembaki hingga tewas. Beberapa yang masih hidup kemudian diseret ke kamar mandi untuk disiksa hingga mati.

Puing rumah A5 PT Timah yang merupakan tempat angker bekas pembantaian PKI tahun 1965

Bila anda mengunjungi daerah ini sekarang, maka anda hanya akan menemui puing-puing bangunan tersebut. Di era 90an, rumah ini sangatlah mencekam. Tiada seorangpun berani dekat-dekat dengan rumah ini hingga akhirnya bangunannya terlantar dan dikenal berhantu. Sering ada suara teriakan-teriakan minta ampun dari dalam rumah. Seolah-olah arwah mereka yang mati kala itu masih terjebak dalam momen kejam yang dulu menimpa mereka disana. Hingga akhirnya di tahun 1990, bangunan ini dirobohkan karena memberikan teror pada masyarakat.

Masih ada lagi beberapa tempat angker yang memiliki sejarah kelam tragedi Pembantaian PKI di Indonesia. Tim hantupedia akan mencoba mengulas kelanjutannya pada kesempatan berikutnya. Tetap stay update ya!

  • memang seram.. tapi bukan seperti yang banyak diyakini bahwa itu arwah arwah korban.. tapi mahluk lain yang menyerupai dan residu residu