Mitos Jawa, Larangan Foto Bertiga Sekedar Mitos Atau Fakta ?

Tentu terasa ada yang kurang apabila ketika berpiknik bareng keluarga atau teman-teman atau mungkin juga sedang ada acara lain bareng mereka tetapi tidak bisa mengabadikan moment kebersamaan tersebut. Oleh karena itu, sebisa mungkin pasti anda akan terus berusaha untuk menjepret keberasamaan tersebut sehingga bisa untuk dibagikan ke medsos seperti akun facebook, instagram atau lainnya. Atau mungkin hanya sekedar untuk kenang-kenangan saja. Namun di masyarakat Jawa yang terkenal dengan beragam mitos jawa, ada semacam aturan dalam berfoto ria. Yaitu dalam berfoto tidaklah diperbolehkan berfoto yang di dalamnya ada tiga orang.

Mitos Jawa Larangan Foto Bertiga Sekedar Mitos Atau Fakta

Asal usul larangan foto bertiga, maka yang di tengah akan mati

Masyarakat Jawa khususnya bagi para orang tua zaman dahulu memang sangat percaya sekali akan hal-hal mitos. Mereka akan menurunkan mitos Jawa yang dipercayai tersebut ke anak keturunannya. Mitos-mitos Jawa yang berkembang ini pun banyak yang berhasil membuat anak keturunannya percaya dan sendika dhawuh. Salah satu mitos yang sempat beredar dan membuat para remaja banyak yang ketakutan adalah mitos foto bertiga, maka orang atau anak yang ketika berfoto tersebut berada di tengah maka akan segera menemui ajalnya alias mati. Siapa yang tidak takut mendengar kata mati? ultimatum yang sangat mengerikan bukan?

Adapun dari mana datangnya mitos tersebut?. Sampai saat ini ketika ditanyakan pada orang tua yang sudah nenek kakek, banyak di antara mereka yang tidak mengetahuinya. Akan tapi mereka tetap saja mempercayainya. Usut punya usut menurut kabar yang beredar di internet ternyata mitos Jawa ini berasal bukan dari Jawa asli, melainkan dari luar negeri yaitu Vietnam. Masyarakat Vietnam percaya bahwa orang yang berada di bagian tengah saat berfoto tersebut akan mati karena kilat pada kamera yaitu muncul bersamaan lampu dan gas akan menyambar orang yang ditengah sampai berakibat mati. Wow, ngeri ya sobat hantupedia….!

Terlepas dari mitos dari negara Vietnam tersebut, mitos Jawa yang sering jadi tanda tanya para remaja ini erat hubungannya dengan bilangan angka 3. Angka 3 bagi sebagian masyarakat dianggap sebagai angka pembawa sial. Karena dianggap menyamai jumlah dari dewa, dan ketika berfoto bertiga pun dianggap kualat sehingga yang di tengah akan mengalami nasib sial.

Fakta pun membuktikan benar tidaknya mitos jawa foto bertiga

Namun seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan semakin kuatnya ilmu agama. Mitos Jawa dengan larangan foto bertiga dengan berujung kematian untuk yang di tengah lama-kelamaan semakin sedikit orang yang mempercayainya. Mitos tersebut tidak terbukti. Buktinya banyak sekali di antara kita yang selalu berfoto bertiga tetapi mereka semua tetap merasa happy sampai saat ini. Padahal foto bertiga itu telah diambil beberapa tahun yang lalu. Kalaupun ternyata orang yang berada di tengah saat berfoto itu kemudian meninggal. Itu karena Tuhan telah menghendakinya. Meskipun demikian, masih ada orang-orang tertentu yang mempercayai mitos Jawa tersebut.

Setelah mitos Jawa foto bertiga yang dapat mengakibatkan kematian bagi yang di tengah sedikit meredup. Sekarang di zaman yang serba canggih ini muncul lagi mitos lainnya berkaitan dengan foto bertiga yaitu, apabila foto bertiga maka akan ada penampakan makhluk halus yang ikut berfoto. Tak sedikit juga orang yang mempercayainya. Malahan ada sebagian yang telah membuktikannya. Padahal bisa jadi itu hanyalah efek kamera. Namun untuk percaya tidaknya, semua kembali kepada anda masing-masing. Satu yang pasti, yakinlah akan kebesaran Tuhan dan ketetapanNya.

  • Ranianti Pababan

    ngeri banget … malah pernah foto bertiga lagi … bisa berabe nih!! haha