Magibon Project: Eksperimen Budaya dan Sosial yang Bikin Bergidik

Magibon project – Beberapa waktu yang lalu internet sempat diviralkan oleh video seorang wanita imut bernama asli Margareth Lilian Adam. Dia merupakan warga negara Amerika yang merupakan penggemar anime dan budaya Jepang, mengunggah video di Youtube dengan konten yang cukup aneh dan berbeda dari youtubers lainnya. Video yang dia tampilkan hanyalah video random yang berisi rekaman dirinya sedang tersenyum datar di hadapan kamera. Terkadang dia juga melambaikan tangannya dan melakukan gerakan-gerakan ringan lainnya.

Video Margaret dengan channelnya yang bernama Magibon ini kemudian menjadi viral walaupun haya berisi video-video yang random seperti itu. Ketenaran yang terjadi pada video-video magibon kemudian memberikan inspirasi pada seorang seniman bernama Danung untuk menciptakan 3 video yang bertajuk Magibon project dalam situsnya magibon.com.

Apa sih video viral magibon project?

Jika sobat hantupedia melihat video yang terpasang diatas, maka sobat bisa merasakan betapa ngerinya video tersebut (apalagi kalau nontonnya tengah malem). Usut punya usut ternyata pencipta dari video ini memang sengaja membuat video itu sedemikian seram dengan efek yang dirancang agar bisa memberikan kesan kengerian.

Magibon project itu sendiri terdiri dari 3 video utama. Video pertama muncul satu karakter orang dengan masker dan layout hitam putih sedang melihat video magibon dalam sebuah proyektor dengan sound effect yang menyeramkan. Video kedua berisi tentang orang yang sama dengan layout video hitam putih gelap menyorot beberapa layar monitor yang semuanya berisi video random magibon. Ada scene dimana orang tersebut menulis beberapa frasa atau kalimat (tidak begitu jelas) kemudian mencoret-coretnya. Dalam video kedua ini orang bermasker itu tampak mengagumi mata lentik dari magibon karena ada beberapa scene dimana dia mencoba menyentuh bagian mata magibon di layar monitor.

Video ketiga ada bagian scene yang cukup membuat jijik. Video tersebut menayangkan orang yang sama dengan masker yang menggelinjang dalam tidurnya. Ada scene yang menampakkan boneka yang sama di video kedua. Boneka itu nampaknya bagaikan visualisasi nyata sosok magibon untuk orang yang menggunakan masker tersebut. Namun lain dari video kedua. Mata boneka tersebut dipenuhi dengan belatung hidup. Dan sekilas dalam video tersebut ada beberapa kalimat yang muncul mirip seperti sebuah puisi.

without your eyes i can’t be blessed

for all i’ll see is nothingness

let magpie pick my worm-rid soul

and claim the two that others coined

for when we three and four are joined

seven’s secret will ne’er to be told

what’s to come is still unsure

in delay there lies no plenty

we’ll count your crookeds sweets and twenty

youth’s a stuff will not endure

you will be my magdalenas beating

journeys end in lovers meeting

***

Teks tersebut terlihat seperti sebuah puisi dengan rima yang cukup baik. Pastinya ada sebuah pesan dan makna intrinsik yang bisa diambil dari bait-baitnya. Yang jelas dari ketiga video itu, ada sense psikotik yang kental dalam tiap scene, layout dan karakterisasi orang bermasker selalu menyebut dirinya dengan nama ‘Frank’ tersebut.

Strategi advertising film horor Jepang, karya seni dan Metameme? 

Banyak yang berspekulasi bahwa adanya video viral magibon project tersebut adalah disengaja sebagai strategi untuk mempromosikan film-film horor Jepang. Ada pula orang-orang yang mengatakan bahwa Margaret sengaja bekerjasama dengan pembuat video ini agar videonya menjadi semakin viral.  Sedangkan pihak pengamat lain menghardik pendapat tersebut. Banyak yang mengatakan bahwa Danung sang pencipta magibon project ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan Margaret yang merupakan pemilik resmi channel Magibon di youtube.

Magibon Project Eksperimen Budaya dan Sosial yang Bikin Bergidik

Dalam beberapa wawancara dengan Danung, seniman yang menciptakan video ini mengatakan bahwa video ini diciptakan dengan tujuan karya seni sekaligus eksperimen budaya pada dunia media dan sosial digital. Danung berusaha memberikan kritikan atas video random magibon yang menjadi viral tersebut dan membungkusnya dalam konsep metameme dalam gubahan yang cukup anomali dan menyeramkan.

Video-video tersebut mencoba untuk memproyeksikan budaya masyarakat modern yang semakin menakutkan dengan adanya internet. Dimana banyak sekali orang-orang yang seperti Frank (karakter dalam video tersebut). Danung sendiri cukup puas dengan pencapaian eksperimennya yang menjadi perbincangan tersebut.