Kisah Seram Perjalanan Pulang Tamasya Keluarga di Ambarawa

Setidaknya nyenyat malam itu masih terus berlanjut cukup lama. Kami sekeluarga tidak sedikitpun bersua, pun membuka pembicaraan. Tidak ada satupun dari kita yang terlelap kala itu. Hanya bunyi deru mesin mobil yang terus berpacu menembus malam untuk kembali ke kota Yogyakarta. Entah karena enggan, atau ada rasa rancu yang menyelubungi relung hati kami hingga mulut seolah terkunci tanpa kemampuan untuk berbicara.

Bagiku sendiri yang waku itu masih berumur 10 tahun, kejadian janggal itu cukup membuatku bergidik. Dengan umurku itu, mungkin engkau menganggapku masih anak bawang. Tapi aku cukup mengerti akan hal mana yang mengerikan dan mana yang menyenangkan. Dan kejadian perjalanan pulang kami waktu itu cukup membuat perasaan kami sekeluarga berkecamuk. Berpadu antara perasaan lega pada sebuah kenyarisan dan asa empati yang memilukan.

Namaku adalah Prasetyo. Aku kan coba untuk menceritakan kembali pengalaman misteri dan kisah seram yang sempat terjadi kepadaku dan keluargaku sepulang dari tamasya keluarga di daerah Ambarawa, Jawa Tengah. Ini adalah kisah nyata yang pastinya akan menjadi memori yang akan terus ada dalam benak ini.

  • Viani

    Hihihihihihi…?