Kisah Nyata Misteri Selama Kuliah (Bagian 6)

Nyate Bareng Ditemani Makhluk Halus

Nyate bareng hantu hantupediaAnto dan kawan-kawan kampusnya memiliki kegiatan rutin setiap kali Idul Adha. Apalagi kalau bukan nyate. Kegiatan kumpul bareng sambil membuat sate ini memang sudah menjadi rutinitas tahunan bagi Anto dan teman-temannya yang kos di Jogja. Tempatnya bergantian, kadang di rumah Anto kadang di rumah teman lain. Kebetulan waktu itu Anto sebagai tuan rumahnya. Mereka janjian setelah maghrib untuk berkumpul dan mulai acara bakar-bakar sate.

Dari jam 6 Anto sudah siap-siap dan menunggu teman-teman lain. Namun hingga jam 7 belum ada 1 orang teman pun yang datang. Biasa, orang kebiasaan orang Indonesia yang dikenal ngaret ini sudah sangat melekat pada Anto dan kawan-kawan. Akhirnya, teman-teman yang sudah berjanji untuk ikut nyate datang juga sekitar pukul 19.45. Meskipun molor hampir 2 jam, mereka tetap asik dan menikmati malam dengan ramai. Hampir semua yang diajak janji ikut nyate bias datang, kecuali 1 orang teman yang tidak bias ikut karena mudik mendadak ke Kudus.

Mereka mengawali kegiatan malam itu dengan ngopi-ngopi bareng sambil main kartu. Ada juga yang bermain Play Station. Anto memang suka bermain Play Station jadi ia memiliki Play Station di rumahnya. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10 lebih. Karena sudah terlalu malam, acara membakar sate pun dimulai. Mereka mulai menusuk daging-daging yang sudah dipersiapkan lengkap dengan bumbunya. Sedangkan yang lain menyiapkan api atau membuat arang di panggangan sate. Sekitar pukul 11 malam, beberapa tusuk sate siap dipanggang. Mulailah mereka bergantian memangang sate yang sudah tercium bau lezatnya.

Karena beberapa orang ada yang capek, mereka tiduran sambil menunggu giliran untuk memanggang. Saat itu, Anto sebagai tuan rumah menjadi yang pertama memanggang bersama 1 orang lainnya. Mereka berdua memanggang dengan semangat hingga akhirnya sesi pertama pemanggangan sudah siap saji. Mereka tidak langsung makan tapi meletakkan sate yang sudah matang tersebut ke sebuah baskom sedangkan teman lain istirahat tiduran sambil sibuk mainan hp masing-masing.

Kemudian Anto dan temannya tadi melanjutkan memanggang. Beberapa menit kemudian sesi kedua pemanggangan sudah matang lagi. Anto pun segera meletakkan sate-sate tersebut ke baskom tadi. Namun Anto kaget ketika mendapati ada beberapa tusuk sate yang telah dimakan habis. Jika dihitung ada sekitar 5 tusuk sate yang termakan. Anto mengira ada temannya yang memakan secara diam-diam. Namun taka da yang mengaku karena memang belum ada yang mendekati baskom tersebut dari tadi. Tidak ada juga yang melihat ada kucing memakan sate tersebut.

Akhirnya Anto dan temannya tadi istirahat dan giliran 2 orang lainnya yang memanggang sate. Anto tiduran di dekat baskom sate tadi sambil mainan game di HP nya. Jika ada orang lain yang makan sate tentunya Anto akan melihat. Karena merasa lapar, Anto bilang kalau ia akan memakan satenya 1 tusuk. Saat henda mengambil 1 tusuk sate dari baskom, sekali lagi ia melihat ada beberapa tusuk sate lagi yang sudah dimakan. Padahal Anto sama sekali tidak melihat siapapun memakanny selama ia tiduran di dekat baskom berisikan sate tadi.

Akhirnya, Anto dan teman-temannya memutuskan untuk berhenti memanggang sate dan segera makan saja. Meskipun masih ada banyak sate yang belum terpanggang, namun yang sudah matang pun sudah banyak dan dikira cukup untuk semua teman-temannya tadi. Sate-sate yang belum terpanggang pun disimpan oleh Anto ke dalam kulkas. Kemudian mereka bersama-sama makan sate sambil bercanda ria. Ternyata kejadian aneh tak berhenti di situ. Saat itu Anto merasa hanya mengambil 6 tusuk sate untuk di makan. Namun ketika sudah habis, ia melihat ada 9 tusuk sate yang sudah dimakan. Lalu dari mana datangnya 3 tusuk sate yang lain itu? Tidak ada temannya yang mengaku karena memang mereka juga sibuk makan sate masing-masing. Jadi buat apa berbuat iseng dan taka da manfaatnya?

Anto merasa hanya ia sendiri yang “diganggu” oleh makhluk halus karena tidak ada teman lain yang mengalami kejadian aneh tersebut. Mungkinkah sebenarnya mereka tadi nyate dan ditemani oleh makhluk halus? Yang pasti, setelah kejadian tadi Anto masih sedikit merasa takut. Untungnya, teman-temannya memutuskan untuk menginap di rumah Anto malam itu. Sekitar pukul 1 malam, mereka akhirnya tidur di ruang tamu rumah Anto bersama-sama. Meskipun tidak menampakkan wujudnya, keusilan makhluk halus tadi membuat Anto hingga kini merasa takut jika berada di rumah sendirian, khususnya pada malam hari.