Kisah Misterius Lembur Malam Mahasiwi Jurusan Arsitek UII

Kisah misterius – Kakiku masih bergetar. Seluruh inderaku menajam bagaikan sebilah pisah yang baru bertemu dengan batu asah menebarkan pandangan-pandangan mataku keseluruh bagian jalan, jembatan dan arah kedepan yang akan kulalui malam ini. Diri ini selalu terkesiap dengan suara sekecil apapun, bahkan liuk daun kering yang terjatuh dari lentik dahan pohon sekalipun akan kucurigai. Kucurigai sebagai sosok berbentuk samar yang membawa kengerian dari imajinasiku. Langkah-langkah kakiku tidak pernah kubiarkan berdiam.

Drrrrrrnggg… Drrrnggg… 

Aku terperangah pongah dengan suara smart-phoneku sendiri yang bergetar didalam kantong kecil celana jeans biru yang kukenakan waktu itu. Kuambilnya telefon genggamku dan kulihat satu nama Rifki dari list kontak tersimpanku sedang meneleponku. Salah satu dari kedua temanku yang sedari tadi meninggalkanku untuk makan sejenak dalam acara lembur bareng malam ini di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, tempat dimana kami menimba ilmu. Aku geser saja tombol terima dengan cepat.

“Rifkii… lo dimanaa?”

“Rin… kita masih di angkringan bu Siti digerbang depan nih, kamu nyusul kesini gih! soalnya kita lama” – ucap Rifki membalas pertanyaanku. Terdengar pula suara Dea disampingnya yang menyuruhku untuk menyusul mereka kebawah.

“K..kaliaan yang kesini… aku takuuut” jelasku pada mereka sembari menapakkan kaki seribu melintasi jalan sepi diantara bangunan fakultas-fakultas UII ini sendirian.

Asal tahu saja, bukan lemat malam itu yang aku khawatirkan atau isu tentang mereka yang bersembunyi bergelayutan pada cabang-cabang pohon yang kutakutkan. Melainkan pikiranku yang penuh tanya tentang kejadian aneh yang barusan terjadi kepadaku. Namaku Rini, ini merupakan satu cerita menakutkan sekaligus kisah misterius yang kualami pada suatu malam ketika lembur di ruangan fakultas tempatku mengenyam bangku kuliah.