Heboh! Di Lombok Ada Pulau Terlarang yang Tidak Boleh Di Masuki Lho!

Pulau terlarang – Dengan luas wilayah melebar hingga hampir dua juta kilometer persegi yang terdiri dari perairan luas yang menyelubungi lebih dari tujuh belas ribu pulau-pulau. Indonesia memang patut dikenal dunia luas sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Hamparan pulau-pulau yang berpencar dari sabang di titik ujung Aceh hingg ujung Merauke di kepulauan Irian Jaya menjadikan Negara ini kaya dengan berbagai aspek.

Berkaitan dengan hal itu, tahukah sobat pembaca hantupedia, bahwa ada hampir lebih dari delapan ribu pulau di Indonesia ini yang tak bernama? Ada beberapa pulau di Indonesia ini yang masih lestari tanpa dijamah oleh tangan-tangan jahil manusia? – Salah satu pulau yang dinilai masih hijau adalah yang berada di Lombok. Pulau tersebut terletak cukup dekat dengan lepas pantai Selong Belalak yang cukup terkenal di daerah Lombok. Oleh masyarakat sekitar, pulau itu disebut sebagai pulau gunung wayang.

Menurut banyak sumber baik yang merupakan penduduk lokal maupun beberapa pakar supranatural dan traveller. Pulau itu adalah salah satu tempat yang tidak boleh dimasuki. Hal ini dikarenakan ada satu hal mistik atau semacam legenda dan mitos yang dipercaya oleh masyarakat sekitar. Simak lebih lanjut!

Kutukan kematian bagi mereka yang mendatangi pulau terlarang ini

Ada legenda menyeramkan yang terkenal tentang pulau terlarang dan keramat ini. Konon katanya barang siapa yang dengan sembarangan mengunjungi pulau ini. Maka dia akan tewas dengan cara yang misterius. Batas diperbolehkannya mendekat kepada pulau ini adalah jangan sampai menapakkan kaki pada pesisirnya.

legenda pulau gunung wayang Lombok dengan kutukan kematian dan merupakan kerajaan jin

Menurut penuturan beberapa warga setempat, ada banyak sekali kasus terjadi dimana ada turis yang ngeyel dan nekat untuk mengunjungi pulau tersebut. Beberapa demi bisa berselancar di deburan ombaknya yang menyenangkan di lepas pulau tersebut. Namun mereka yang usai mengunjungi pulau tersebut, kemudian berakhir mati dengan sebab yang tidak jelas.

Asal usul dari nama pulau gunung wayang ini sendiri sebenarnya berasal dari bentuk pulau tersebut yang menyerupai wayang gunungan dalam adat istiadat dan kesenian di Indonesia. Dari kejauhan pantai selong belalak, anda bisa melihat betapa asrinya pulau tersebut dengan kesan mistis dan angkernya karena tidak ada orang yang berani menjamahnya.

Kepercayaan tentang adanya kerajaan jin di pulau gunung wayang

Suku sasak yang merupakan penduduk sekitar pantai Selong belalak mempercayai bahwa sebenarnya ada kerajaan jin besar di pulau gunung wayang tersebut. Ada banyak penguasa yang merupakan dedemit di tempat itu yang merasa terganggu dengan kedatangan manusia. Maka dari itu bila terjadi kasus kematian misterius dari orang yang tidak mengindahkan peraturan larangan memasuki pulau tersebut. Warga sekitar mengkaitkan hal itu dengan hal mistis yang berhubungan dengan penghuni pulau terlarang itu.

Heboh Di Lombok Ada Pulau Terlarang yang Tidak Boleh Di Masuki Lho

Tentu ada segi positif yang muncul karena kepercayaan tentang kutukan menyeramkan dari pulau angker gunung wayang di Lombok ini. Banyak para pengamat lingkungan mengatakan bahwa dengan adanya mitos tersebut, keasrian dari pulau itu bisa tetap terjaga dengan baik.

Ada ritual rutin yang digelar di pulau itu oleh pemangku adat setempat

Terlepas dari kisah keangkeran dan keramatnya pulau gunung wayang tersebut. Dalam hari-hari tertentu masyarakat memiliki semacam ritual untuk mengunjungi pulau tersebut. Namun, yang bisa datang ke pulau tersebut hanyalah orang-orang tertentu yang terpilih saja. Jadi tidak sembarang orang bisa pergi kesana. Mereka akan melakukan semacam persembahan dan ritual untuk menjaga hubungan baik antara penduduk sekitar dengan penguasa-penguasa pulau itu. Warga percaya hal itu perlu dilakukan sebagai syarat agar mereka aman dari mara bahaya.

Kisah mengenai keangkeran pulau terlarang gunung wayang ini banyak beredar dikalangan masyarakat dan sudah dikisahkan turun temurun oleh leluhur. Entah apakah cerita itu memang benar adanya ataukah hanya mitos dan legenda yang sudah menjadi kepercayaan yang mendarah daging disana. Kita sebagai warga Indonesia, sudah selayaknya menghargai dan menjaga kearifan lokal di tempat tersebut. Dan tentu, harus selalu meminta perlindungan dari Tuhan dari segala mara bahaya.