Cerita Serem Kolam Renang Temperan yang Angkernya Kebangetan

Bertamasya merupakan hal yang sangat menyenangkan bagi semua orang. Dengan berwisata, pikiran menjadi jernih kembali, beban seakan hilang seketika. Namun bagaimana ketika bertamasya justru membawa bencana ? Pasti semua tidak menginginkannya. Pacitan, sebuah nama kabupaten di Jawa Timur yang sangat terkenal dengan sejumlah tempat wisatanya yang indah seperti halnya Pantai Teleng ria dan gua-gua nan mistik. Pemandangannya akan membuat siapa saja yang melihatnya takjub terpesona. Namun siapa sangka di sekitar pantai ini menyimpan cerita serem yang tersembunyi, tepatnya di sebelah barat Pantai Teleng Ria. Yaitu kolam renang Temperan Pacitan yang penuh misteri.

cerita serem dan mistis kolam renang temperan Pacitan

Kisah tragis para pengunjung kolam renang Temperan

Terletak di sebelah barat pantai Teleng Ria, dan lokasinya yang tepat di atas bukit, menjadikan kolam renang Tempperan yang diresmikan tahun 1992 ini sempat kaya akan pengunjung. Pemandangan pantai yang cukup indah jika dilihat dari kolam renang ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung ketika itu. Namun rupanya takdir berkata lain. Baru beberapa tahun dibuka, akhirnya kolam renang ini pun ditutup. Hal ini karena santernya beredar cerita serem yang berada di lokasi tersebut. Tentu hal ini menjadikan pengunjung dari hari ke hari semakin sedikit bahkan habis tak bersisa.

Cerita serem kolam renang Temperan, Pacitan ini berawal ketika ada seorang pengunjung yang tiba-tiba ditemukan meninggal di kolam renang tersebut. Padahal si pengunjung dalam keadaan sehat wal afiat ketika berenang. Bukan karena ia juga tak pandai berenang, ia ternyata sudah terbiasa berenang. Kalaupun terjadi kecelakaan karena berenang di sana maka sudah dilengkapi oleh pelampung. Penyebab kematian dari si pengunjung pun menjadi sebuah misteri yang tak terpecahkan. Ketika itu, para pengunjung dan masyarakat belum begitu merasakan ada hal yang aneh pada kolam renang tersebut, mereka tetap menikmati berenang di sana.

Baca Juga artikel hantu Kisut yang terkenal di Daerah Pacitan (Disini)

Namun rupanya kejadian meninggal pengunjung di kolam renang Temperan pun terulang kembali. Dari hari ke hari jumlah pengunjung yang meninggal secara mendadak di kolam renang semakin meningkat. Penyebab kematian pun lagi-lagi tak ditemukan. Dan cerita serem di kolam renang Temperan pun semakin menyebar luas. Para masyarakat pun menjadi takut untuk berkunjung ke kolam renang tersebut, dan sebagai akibatnya kolam renang sepi akan pengunjung dan akhirnya ditutup.

Menguak penyebab kematian pengunjung kolam renang Temperan

Ketika sebuah ilmu pengetahuan tidak dapat membuktikan penyebab kematian seseorang. Biasanya oleh masyarakat Jawa yang percaya akan adanya misteri dunia lain, pasti akan menganggap kematian di kolam renang Temperan tersebut dikarenakan adanya campur tangan makhluk halus yang menguasai daerah atau kolam renang tersebut. Dan hal ini pun menjadikan cerita serem kolam renang semakin bertambah mengerikan. Banyak orang yang memiliki ilmu kebatinan mengatakan bahwa memang di kolam tersebut terdapat jin yang menguasai dan memiliki kekuatan yang cukup besar. Mungkin karena merasa terganggu, akhirnya jin tersebut marah dan membunuh pengunjung.

cerita serem kolam renang mistis temparan yang ada di atas bukit di Pacitan

Cerita serem pun berlanjut, menurut warga sekitar kolam renang, setelah adanya banyak korban kematian di kolam renang tersebut, maka apabila malam hari sering terdengar suara-suara tangisan yang berasal dari kolam renang Temperan. Masyarakat setempat percaya bahwa suara tangisan tersebut merupakan tangisan para pengunjung yang mati mendadak di kolam renang Temperan. Arwah-arwah mereka terperangkap di dalam kolam renang tersebut. Dari berbagai peristiwa ini, maka cerita serem kolam renang Temperan, Pacitan semakin terkenal dan bahkan menjadikan kolam renang ini sebagai tempat uji nyali bagi sebagian orang yang sangat senang dengan dunia lain. Sobat hantupedia berani coba berenang di kolam ini? Resiko tanggung sendiri tapi ya! hehe