Cerita Mistis Penumpang Hantu dan Perjalanan Bus Misterius di Brebes

Cerita mistis – Nama saya Surya. Tidak biasanya memang, saya kembali ke kota pelajar dari kampung saya di Jakarta dengan naik Bus. Saya selalu jengkel dengan siapapun itu yang menciptakan alat transportasi ini. Kejengkelan saya itu tertuju dan beralasan pada konsep kapasitas dan desain kursi penumpang yang sangat sempit. Mungkin mereka yang menciptakan Bus adalah orang-orang yang berkaki pendek, karena mereka hanya menyisakan gap sempit yang tidak memungkinkan penumpangnya menyelanjarkan kaki.

Sialnya, hari ini saya harus menempuh perjalanan kembali ke Yogyakarta dengan menitih transportasi yang aku benci ini. Memulai awal semester Ganjil setelah masa liburan yang cukup membosankan. Tapi memang apa daya, pada dasarnya kesialan ini adalah buah dari keteledoranku yang terlambat membeli tiket kereta api.

Sesampainya di Terminal aku menaiki satu bus yang cukup terkenal akan pelayanan dan karakteristik “horror”-nya. Jangan salah sangka, horror disini tidak ada sangkut pautnya dengan hantu atau makhluk halus lainnya (Aku cukup skeptis akan hal itu). Label horror pada Bus ini adalah tingkat keugalan pengendaranya, yang beberapa kali sempat “membuat gila” penumpangnya. Ya, gila! Gila dalam ketakutan dan kegelisahan atas keselamatan mereka.

Namun kisah perjalananku kembali ke Yogyakarta dengan menaiki bus “Sumber Alam” ini ternyata tidak hanya merengkuh kehororannya dalam makna kiasan. Namun juga pengalaman misteri dan horror secara harfiah.