Cerita Mistis Jogja: Hantu Biyung Tulung di Komplek Jeron Benteng

Cerita mistis jogja – Ketika berbicara tentang Keraton Yogyakarta. Kebanyakan dari orang akan berfikiran tentang 3 hal: Kebudayaan, Kerajaan, dan Kemistisan. Keraton Yogyakarta yang sudah berumur beberapa abad ini selalu saja tidak bisa terlepas dari kesan yang wingit, tidak peduli seramai apapun keadaannya. Spot yang paling ramai adalah alun-alun. Terlebih ketika sudah dekat Maulid Nabi. Maka seperti biasanya akan ada perayaan Sekaten di alun-alun utara. Berbeda dengan alun-alun utara, satu yang berada di selatan lebih ramai dikunjungi setiap harinya.

Pasti mahasiswa dan mahasiswi Yogyakarta yang sedang dimabuk asmara tahu dimana letak alun-alun kidul Yogyakarta itu. Alun-alun dalam lingkup benteng keraton Yogyakarta yang sudah berumur ratusan tahun itu selalu ramai dengan para pengunjungnya. Ada mereka yang terlihat sedang bersenang-senang melakukan untung-untung berhadiah ritual melewati dua beringin alun-alun kidul. Ada mereka pengunjung dari luar kota duduk bersama keluarga menikmati wedang fenomenal ronde. Ada pula mereka para kawula muda yang dimabuk cinta sedang berkeliling alun-alun dengan sepeda yang terhias dengan lampu warna-warni.

cerita mistis jogja-hantu-biyung-tulung-alun-alun-selatan

Namun, sahabat hantupedia jangan terkecoh hanya karena keramaian yang ada di alun-alun kidul ini. Ada bejibun kisah-kisah klenik dan cerita mistis Jogja yang bisa membuat bulu kuduk anda berdiri. Salah satu yang terkenal disekitaran komplek jeron benteng adalah hantu biyung tulung. Makhluk astral macam apa ini? dan bagaimana bisa dinamakan seperti itu? kami akan ulas detailnya disini:

Suara permintaan tolong dan isak tangis anak kecil

Bayangin aja! Sobat hantupedia lagi jalan sendiri terus tiba-tiba mendengar ada suara anak kecil minta tolong kepada anda. Karena penasaran, anda menengok kekanan dan kekiri untuk mencari asal usul suara tersebut. Suaranya masih ada, namun sosok yang meminta tolong itu tidak bisa ditemukan dimana-mana. Biasanya kalau sudah seperti itu, anda pasti akan mencoba membalas suara tersebut “siapa itu?” dengan bulu kuduk yang bergidik diliputi rasa cemas. Sejurus kemudian anda lari tunggang langgang.

Cerita hantu jogja biyung tulung ini memiliki gambaran seperti demikian. Biyung tulung sendiri bermakna: Aduh, Ibu tolong! Suara anak-anak kecil yang menangis sambil mengucapkan kata-kata Aduh.. biyung, tulung ini sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat sekitar komplek jeron benteng.

Entah sebenarnya hantu anak-anak kecil yang mengatakan itu kepada orang yang lewat bermaksud untuk meminta tolong apa? Hal itu masih menjadi pertanyaan besar dan misteri yang belum terpecahkan. Beberapa praktisi supranatural yang pernah menerawang daerah alun-alun kidul Yogyakarta menuturkan bahwa mereka banyak melihat sosok anak-anak kecil yang berlarian dan bermain diseputaran dua pohon beringin dimana orang sering melakukan ritual Masangin. 

Tempat yang biasa terdengar suara Biyung tulung

Sahabat Hantupedia harus tahu bahwa diarea jokteng (pojok benteng) dan sekitarnya pada dasarnya terbagi menjadi dua bagian. Yakni komplek Jobo benteng (luar benteng) dan komplek Jeron benteng (dalam benteng). Kampung/komplek yang termasuk luar benteng antara lain Pajeksan, Prawirotaman, Patangpuluhan, Gowongan, Jogokaryan dll. Sedangkan yang termasuk dalam benteng adalah Siliran, Nagan, Patehan, Namburan dan Mantrigawen.

alun-alun-kidul-gerbang-benteng

Distrik yang sering terdengar suara hantu biyung tulung adalah Patehan dan Siliran. Dimalam-malam tertentu biasanya suara anak kecil itu cukup aktif terdengar. Namun yang paling rawan adalah di dekat beringin dan gerbang masuk benteng.

Nah, bila suatu saat sahabat Hantupedia mendengar suara tangis anak kecil yang sayup-sayup terdengar kalimat Aduh biyung, tulung. Maka kemungkinan besar anda sudah mengalami sendiri cerita mistis jogja mendengar suara dari hantu anak kecil Biyung tulung yang cukup santer dikenal didaerah alun-alun kidul.