Wanita yang Minta Turun di depan Kuburan (Cerita Hantu Lucu)

(Cerita hantu lucu)

“Aku yakin pekerjaan yang paling banyak memiliki kemungkinan bertemu dengan hantu di zaman sekarang ini adalah Go-Jek” – ungkap Topan singkat dalam perbincangan kami soal pengalaman misteri dan cerita hantu malam itu.

“Lha kok bisa?” ucap Ardi menunggu alasan yang rasional atas pernyataan Topan.

“Lah iya lah, mungkin saja dia mengantarkan seseorang ditengah malam yang sunyi tapi alamatnya adalah kuburan? kan mistis namanya. Belum lagi kalo harus lewat daerah-daerah ‘gawat’ di malam hari” – tandas Topan menjelaskan.

“Itu kayaknya kuno banget deh! orang yang minta diturunin di kuburan, nggak ada kreatif-kreatifnya pisan hantu-hantu itu. Dari dulu ceritanya kayak begituu aja deh” – Rahman berceloteh menimpali

Malam yang semakin larut itu sarat dengan kisah-kisah hantu yang bercampur aduk dengan keluh-kesah asmara dan komedi dari 4 sekawan orang itu, dan mujur salah satu tim Hantupedia berada diantara mereka. Jam sudah menunjukkan pukul 1:30 dini hari, tapi cerita-cerita jenaka dan mistis yang sesekali membawa angin semilir yang datang dari pohon beringin diseberang jalan rumah itu. Seolah memberikan sound-efek menyeramkan pada setiap sendi-sendi kami. Serta memberikan rasa aneh karena campuran gelak tawa yang tiada henti dari rengkuh obrolan kami malam itu.

“kalian belum pernah kejadian sih! Jadi bisa seenaknya ngomong… meskipun terdengar kuno, tapi bila kalian mengalaminya sendiri pasti kalian tidak akan berbicara seperti itu deh” – Ari yang sedari tadi asyik mengunyah cemilan mulai angkat bicara.

Raut wajahnya serius, seolah-olah dia berbicara atas pengalaman yang dialaminya sendiri. Sejenak dia memejamkan mata dan menghela nafas panjang. Dia melemparkan tatapan lajat kearah kami. Dia hendak mengutarakan sesuatu.

“Aku pernah mengalaminya sendiri” – ungkap Ari dengan lirih, dan kami pun kemudian berkontemplasi pada cerita yang dituturkan olehnya.

  • Kalo saya ada diposisi Ari ya sudah pasti keringat dingin, jantung sudah seperti musik Underground sambil baca-baca ayat Qursyi. Bayangin aja malam-malam sepi di depan kuburan yang remang-remang hanya ada cahaya lampu motor dan lampu 5 watt di pintu makam. Apalagi saya orangnya mudah kaget. Pas tiba-tiba nepuk pundak minta turun gitu pasti rada oleng motornya gara-gara kaget. Hahahahaha