Asal Usul Ilmu Gaib Pakonian dari Makassar yang Terkenal diantara Para Nelayan

Halo sobat hantupedia, pada kesempatan ini, kita akan berbicara tentang sebuah asal usul ilmu gaib yang berasal dari Makassar, serta berbagai daerah pesisir di wilayah kepulauan Sulawesi. Ilmu gaib ini dikenal dengan sebutan Pakonian. Pada awalnya, pakonian ini merupakan ilmu gaib yang sering dipelajari oleh para nelayan. Bagi para penduduk Makassar terutama yang tinggal di daerah pesisir, nama ini sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Sebenarnya, bagaimana sih wujud dari ilmu gaib ini dan untuk apa ilmu gaib ini dipelajari? nah simak deh, kita akan berbicara banyak lagi sehingga kita akan lebih mengenal lagi tentang asal usul pakonian ini.

Tujuan Mempelajari Pakonian

Sebuah ilmu gaib tentu dipelajari karena memiliki khasiat atau memberikan sesuatu pada seorang yang mengamalkan ilmu tersebut. Dari sumber asal usul ilmu gaib yang sudah ditemui, ternyata, beberapa  mengungkapkan bahwa pakonian ini dipelajari guna dijadikan ilmu kebal bagi praktisi penganut ilmu ini. Orang yang menggunakan ilmu ini akan kebal terhadap senjata tajam atau senjata lainnya sehingga senjata tersebut tidak mempan. Tentu saja mendalami ilmu ini akan melibatkan peran dari makhluk halus yang membantu penganut ilmu ini mendapatkan kekebalan.

Menurut berbagai sumber asal usul ilmu gaib, ternyata ilmu pakonian ini juga dijadikan juga sebagai kekebalan terhadap penyakit. Seperti yang sudah disebutkan, pada umumnya orang yang mengamalkan ilmu ini merupakan nelayan di pesisir. Nelayan memiliki lingkungan hidup yang keras karena mereka harus bergelut dengan kerasnya alam. Angin malam yang dingin serta kondisi di tengah laut dimana sumber air tawar sangat sedikit tentunya memberikan kondisi dimana nelayan akan cepat berkurang imunitas tubuhnya.

para nelayan Sulawesi sangat mengenal tentang ilmu gaib pakonian

Konon ilmu kesaktian Pakonian ini banyak digunakan oleh para nelayan di daerah Sulawesi guna mendapatkan kekuatan yang lebih ajib saat mencari ikan. Banyak yang mengatakan bila seorang nelayan memiliki ilmu tersebut, dia akan bisa dengan gesit berenang di dalam lautan. Bahkan tak peduli badai ataupun tidak, praktisi pakonian akan tetap mencari ikan. Dia akan kembali ke pesisir dengan membawa jumlah ikan yang lebih banyak daripada mereka yang tidak menggunakan ajian tersebut.

Wujud Dari para praktisi Pakonian

Menurut banyak sumber, seseorang yang mendalami ilmu ini akan mendapatkan wujud berbeda dari wujud manusianya. Ketika seseorang sudah menguasai ilmu ini, ketika menggunakan ilmu ini atau di mata para indigo, penampilan dari pengguna ilmu ini berubah. Dari deskripsi banyak orang, para penganut ilmu pakonian akan memiliki wujud yang menyeramkan. Sosok dari penganut pakonian ini akan menjadi manusia yang memiliki rambut panjang. Kemudian, di bagian dahi mereka akan mengeluarkan cahaya yang terang seperti lampu senter. Sekujur tubuh mereka akan terlihat seperti bayangan hitam. Itulah wujud jelmaan asal usul ilmu gaib  pakonian ini.

asal usul ilmu gaib pakonian yang sangat terkenal diantara para nelayan di pulau Sulawesi

Pakonian sendiri merupakan perwujudan dari mempelajari ilmu ini secara penuh. Jika seseorang yang gagal dalam mempelajari ilmu ini, mereka akan menjadi patitong. Patitong ini merupakan perwujudan dari seseorang yang tidak mampu menuntaskan persyaratan yang diberikan untuk mengamalkan ilmu pakonian ini. Dari asal usul ilmu gaib yang sudah dikumpulkan, perbedaan dari kedua kondisi ini adalah kemampuan mereka. Penganut pakonian yang penuh mampu keluar di siang serta malam hari. Bagi pelaku yang gagal dan menjadi patitong, mereka hanya bisa keluar rumah di malam hari. Tubuh mereka tidak akan tahan dengan suasana siang hari. Selain itu, perilaku dari pengamalan ilmu yang tidak sempurna ini juga berubah. Misalnya mereka akan memakan katak atau kotoran layaknya orang yang tidak waras.

Itulah sekilas tentang asal usul ilmu gaib pakonian sobat hantupedia. Asal usul gaib ini berasal dari tanah Sulawesi. Tentu saja pengamalan dari ilmu ini juga akan memakan tumbal baik tumbal secara langsung atau tumbal berupa persyaratan yang harus dipenuhi. Nelayan di zaman dahululah yang sering mengamalkan ilmu ini namun sekarang, sudah jarang yang mengamalkan karena sudah banyak agama yang menyentuh wilayah Sulawesi dan tentunya membuat mereka enggan berhubungan dengan ilmu gaib ini.