Cerita Misteri Bertegur Sapa dengan “Korban Pembunuhan” di Rumah Sakit

2
4013

Dalam langkah-langkah kakiku yang tertatih serta pandanganku yang tenggelam dalam telaga lamunan. Sayup-sayup aku mendengar sebuah suara yang terdengar lirih berasal dari dekat pintu keluar rumah sakit. Suara itu memanggil-manggil namaku.

Mas Rio… mas Rio… 

seperti itulah suara itu terdengar ditelingaku yang kehilangan digdayanya untuk menangkap suara dengan jelas karena pikiranku yang trus mencoba mencerna apa yang terjadi tadi malam. Namun perlahan, suara itu menjadi semakin dekat. Memekakkan telinga dengan disertai refleks tergemap yang kuperlihatkan setelah satu tepukan kecil kurasakan dibahuku.

“Hei mas Rio! Ngelamun aja, sampai nggak denger panggilan saya” – ternyata asal suara itu adalah Joko, Petugas keamanan rumah sakit ini.

“eh iya mas Joko, saya mau pulang nih… udah kerja shift malem tadi terus lanjut nyelesaiin laporan, ini baru selesai” – ungkapku dengan nada lemas.

“Mas Rio lagi latihan akting ya tadi malam?” – tambah mas Joko menimpali dengan menunjukkan raut wajah penasaran. Aku mengernyitkan dahi, tidak menangkap apa yang maksud dari perkataan mas Joko. Aku tanya dengan kata: Maksudnya?

“Lah iya, saya lihat dari rekaman CCTV, tadi malam! Mas Rio kok seperti sedang ngomong sendiri gitu?” – tandas mas Joko sambil menggaruk pelipisnya dengan telunjuknya.

Seketika jantungku kembali berdegup kencang. Aku baru bisa menangkap apa maksud dari perkataan mas Joko. Sejurus kemudian aku memintanya untuk menunjukkan rekaman CCTV tadi malam.

Orang-orang sering memanggilku akrab dengan sebutan Rio. Dan yang hendak aku ceritakan kali ini adalah pengalaman nyata dan cerita misteri yang kualami sendiri dimalam itu ketika aku melaksanakan shift malam di rumah sakit tempat dimana aku bekerja.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here